Sorong, 18 Juli 2026 – Menunjukkan komitmen nyata sebagai kampus hijau peringkat pertama di Indonesia Timur, civitas akademika Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan. Kini, sebuah praktikum terintegrasi yang mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai guna berhasil dilakukan, mengubah limbah menjadi sumber daya baru.
Praktikum ini merupakan bagian dari upaya UNIMUDA untuk mendukung program UI GreenMetric, sebuah pemeringkatan kampus hijau berskala internasional yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia . Dengan enam parameter penilaian seperti pengelolaan sampah, energi, dan riset, UNIMUDA yang sebelumnya telah meraih skor tinggi terus memperkuat perannya dalam pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) .
Tiga Inovasi Unggulan Hasil Praktikum
Dalam praktikum tersebut, mahasiswa diajarkan tiga metode utama untuk mengolah limbah:
1. Mengubah Sampah Plastik Menjadi Bensin
Dengan metode pirolisis, sampah plastik jenis PE, PP, dan PS diolah dalam reaktor sederhana (kaleng bekas) tanpa oksigen pada suhu tinggi (425-500°C). Hasilnya adalah minyak mentah yang kemudian dimurnikan melalui distilasi fraksinasi untuk mendapatkan fraksi bensin. Teknologi ini menunjukkan bahwa satu kilogram plastik dapat menghasilkan bahan bakar cair yang mendekati kualitas bensin komersial .
2. Pembuatan Paving Block Ramah Lingkungan (Eco Paving Block)
Limbah plastik yang tidak terpakai dilelehkan dan dicampur dengan pasir untuk dicetak menjadi paving block. Metode ini tidak hanya mengurangi sampah anorganik yang sulit terurai tetapi juga menghasilkan produk konstruksi yang kuat dan ramah lingkungan. Praktikum ini sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat yang mengajarkan keterampilan mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomis .
3. Produksi Pupuk Organik Cair (POC) dari Sisa Dapur
Sisa sayuran dan kulit buah difermentasi secara anaerob (tanpa udara) menggunakan bioaktivator EM4 dan gula merah. Setelah 7-14 hari, proses ini menghasilkan Pupuk Organik Cair yang kaya akan unsur hara makro dan mikro, bermanfaat untuk menyuburkan tanaman serta memperbaiki struktur tanah .
Semangat Kampus Berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga laboratorium bagi solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan. UNIMUDA, dengan pencapaiannya dalam UI GreenMetric, terus berkomitmen untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan, mendukung kemandirian ekonomi, dan menjaga kelestarian alam Papua Barat Daya.
Dosen pengampu mata kuliah, Dr. Sirojjuddin, menjelaskan bahwa praktikum ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan kepada mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep pengelolaan limbah di dalam kelas, tetapi juga membuktikan bahwa sampah dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat. "Melalui praktikum ini kami ingin membangun pola pikir bahwa inovasi berawal dari kepedulian terhadap lingkungan. Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan dengan menghadirkan solusi yang sederhana, tepat guna, dan berkelanjutan bagi masyarakat," ungkap Dr. Sirojjuddin.
Dengan adanya praktikum semacam ini, diharapkan mahasiswa dan masyarakat dapat meniru langkah serupa untuk mengurangi penumpukan sampah dan menciptakan produk yang bernilai guna. SJ.